Benarkah Makan Sebelum Tidur Bikin Gemuk?

0
502

Kita mungkin sering mendengar, “Jangan makan sebelum tidur, nanti gemuk.”

Alasannya, metabolisme kita menurun saat tidur, sehingga banyak kalori yang tidak diserap dan berubah menjadi lemak.

Namun banyak ahli yang mengatakan bahwa makan sebelum tidur sebenarnya sah-sah saja. Malah bisa membantu kualitas tidur.

Inilah beberapa alasannya.

1. Kita punya BMR (Basal Metabolic Rate)

Meskipun metabolisme kita menurun saat tidur, kita memiliki kecepatan metabolisme dasar (BMR) yang sama, baik saat tidur maupun tidak.

Bedanya, saat bangun kita bisa melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kecepatan tersebut, seperti dengan beraktivitas, olahraga, atau banyak minum air putih.

2. Tidur juga membakar kalori

Tidur sendiri membutuhkan energi dari yang kita kira. Karena otak terus aktif dan tidur merupakan aktivitas tubuh yang juga memakan kalori.

Seseorang dengan berat badan 50kg bisa membakar 40-50 kalori per jam dalam tidurnya.

3. Makan prosi kecil, jangan ngemil

Orang memang cenderung merasa lapar di malam hari. Apalagi jika kita hobi ngemil sambil nonton TV atau bekerja.

Kita tidak akan sadar berapa banyak kalori yang masuk kedalam tubuh, karena kita menganggapnya sebagai “cemilan kecil.”

Inilah yang bisa menyebabkan naiknya berat badan, tapi bukan karena disebabkan penimbunan lemak saat tidur.

Makan sebelum tidur justru bisa membantu menurunkan berat badan.

Sebuah studi dilakukan terhadap beberapa orang dewasa dimana mereka makan semangkuk sereal 90 menit setelah makan malam selama sebulan. Hasilnya, mereka mengonsumsi 397 lebih sedikit kalori di siang hari.

Makanan tambahan setelah makan malam mampu mengendalikan keinginan ngemil saat tengah malam.

Pilihlah makanan yang sehat dan tidak terlalu berat. Misalnya seporsi kecil oatmeal, roti lapis, apel yang diolesi selai kacang, atau salad dengan sedikit ayam dan keju.