Seniman Perancis Menyegel Dirinya Dalam Batu Selama 8 Jam!

0
362

Abraham Poincheval adalah seniman Perancis yang terkenal dengan seni pertunjukannya yang menantang.

Pada 22 Februari lalu di galeri Palais de Tokyo di Paris, seniman berusia 45 tahun ini disegel didalam batu sarkofagus yang bagian dalamnya dipahat untuk membuat ruang.

Batu besar itu dibagi dua dan dibuatkan ruang yang hanya cukup untuk tubuhnya dalam posisi duduk, dan air serta makanan untuk menjaga kondisi fisiknya selama 8 hari pengisolasian.

Tapi juga ada saluran ventilasi sebagai saluran udara.

“Tujuannya adalah merasakan batu yang menua ini didalam batunya,” ujarnya. “Ada nafasku sendiri, dan batunya yang masih hidup, masih lembab karena baru diambil belum lama lalu dari penambangan. Jadi (hanya) ada aliran itu, yang datang dan pergi, antara diriku dan batu itu.”

Meski sudah melakukan persiapan matang, kondisi vitalnya terus dimonitor oleh staff medis. Juga ada kamera didalam batu tersebut yang menyiarkan apa yang ada didalam dan ditayangkan pada layar di galeri tersebut.

Selama didalam, Abraham bertahan hidup dengan makan daging kering, sup kemasan karton, dan sejumlah cairan lainnya.

Tapi sebenarnya dia khawatir soal efek psikologisnya, karena dia takut meditasinya selama delapan hari didalam batu akan membuatnya kehilangan kontak dengan dunia nyata.

Karena itu dia berharap pengunjung turut mengajaknya bicara.

Sementara itu orang-orang khawatir soal bagaimana dia akan pergi ‘ke belakang.’ Abraham berkata dia buang air kecil dalam botol-botol air kosong dan menggunakan sebuah kontainer kecil untuk BAB. Dia juga mengklaim batu itu akan menyerap bau.

Untuk karyanya selanjutnya, dia berencana mengerami selusin telur selama empat minggu sampat menetas.