Inilah 5 Cara Orang Jaman Dulu Membuat Bacaan Portable

0
116

Saat ini media baca portable tersedia dalam berbagai bentuk teknologi, seperti smartphone, tablet, dan e-reader seperti Kindle.

Buku cetak mulai ada sejak tahun 1450an. Lalu bagaimana dengan masa sebelumnya?

Ternyata para leluhur kita sama butuhnya akan bacaan yang bisa dibawa kemana-mana seperti kita sekarang. Inilah 5 cara orang jaman dulu merekam informasi dan membawanya ke berbagai tempat.

1. Tablet tanah liat

Di Mesopotamia, millenium ketiga Sebelum Masehi, sejumlah orang mulai mencoret-coret diatas tablet-tablet kecil yang panjangnya beberapa inci.

Para penulis menggunakan stylus untuk membuat tanda diatas tablet tanah liat yang basah. Tablet itu kemudian dikeringkan diluar atau dibakar supaya tahan lebih lama.

Beberapa karya teks yang penting disebarkan dalam beberapa tablet. Tipe tulisan yang digunakan penulis masa ini adalah cuneiform atau irisan. Sistem tulisan ini bertahan hingga sekitar 2,000 tahun.

2. Gulungan daun lontar (papyrus)

Di masa Mesir, kuno, orang mengeringkan dan memotong-memotong daun lontar untuk digunakan sebagai kertas.

Orang Mesir kuno menggunakan daun lontar juga untuk berbagai kegunaan seperti pakaian, tapi lebih populer digunakan sebagai media menulis.

Seperti di Mesopotamia, tugas menulis diberikan pada penulis Mesir. Bedanya mereka menggunakan kuas atau pena untuk menulis tulisan indah dan bukannya memahat untuk mencetak seperti pada tablet tanah liat.

Sepotong gulungan lontar bisa terdiri dari 20 lembar lontar yang dilem. Namun gulungan lontar lebih rentan rusak. Beberapa gulungan yang ditemukan berasal dari tahun 2500 SM, namun media lontar telah digunakan sebelum tahun itu.

Daun lontar juga digunakan di Yunani kuno dan selama masa kekuasaan Kekaisaran Romawi.

3. Ostraca

Di Mesir kuno mereka juga menggunakan yang nama Ostraca (bentuk jamaknya: ostracon). Media ini dibentuk dari batu gamping alias batu kapur. Dan seringnya digunakan untuk keperluan catatan bisnis.

Tapi ada juga yang menggunakannya untuk meggambar dan banyak gambarnya yang lucu-lucu.

4. Tablet bambu dan gulungan sutra

Orang Cina juga menciptakan tablet yang terbuat dari bambu atau kayu, yang kemudian diikat dengan tali. Diperkirakan media ini mulai muncul di tahun 1300 SM atau lebih lama. Tidak diketahui jelas karena banyak yang sudah rusak dan busuk.

Kaisar Shihuangdi juga semakin memperburuk nasib tablet bambu ketika di tahun 213 SM dia memerintahkan agar buku-buku yang bukan miliknya dibakar.

Di waktu yang sama, orang Cina juga mencipakan gulungan dari kain sutra, meski tidak selalu digulung menjadi bentuk silinder, beberapa dokumen ditulis pada sutra yang dibentang dan berdirikan seperti yang ditemukan di situs sejarah Mawangdui, di selatan Cina.

Catatan yang ditulis pada tablet bambu maupun sutra bervariasi dari bidang pengobatan hingga puisi dan filosofi.

5. Codex

Codex adalah bentuk awal yang paling mirip buku modern. Codex biasanya dibuat dari kulit hewan dan khususnya digunakan untuk menyimpan dan menyampaikan ajaran-ajaran Kristen Perjanjian Baru setelah masa Yesus.

Codex (bentuk jamak: codices) juga diciptakan di Mesoamerika sejak tahun 1000. Medium ini sempat berdampingan dengan gulungan lontar selama beberapa ratus tahun, lalu di abada ke-4 codex mulai mendominasi.

Barulah di pertengahan abada 15, Johannes Gutenber membantuk dimulainya masa buku cetak dengan huruf cetak dan punggung buku yang diikat, seperti yang masih ada hingga saat ini.