Apa Bedanya Tenggelam di Air Tawar dan Air Laut?

0
1497

Adakah perbedaan antara tenggelam di air tawar dan air asin? Mana yang lebih berbahaya?

Air tawar kelihatannya lebih mematikan daripada air laut karena lebih banyak orang yang tenggelam di air tawar setiap tahunnya ketimbang di laut.

Tapi adakah alasan untuk ini, atau hanya kebetulan secara statistik?

Tubuh kita sebenarnya memiliki reaksi fisiologis yang benar-benar berbeda tergantung pada cairan apa yang masuk ke paru-paru kita.

Juga ada ketidaksamaan antara waktu yang dibutuhkan untuk tenggelam dalam jenis cairan yang berbeda. Waktu yang dibutuhkan untuk tenggelam di air asin adalah antara 5-30 mentit, sementara di air tawar, kita bisa tenggelam antara 5-20 menit.

Dala kasus tenggelam di air tawar, air yang mengisi paru-paru kita disebut bersifat ‘hipotonik’ terhadap darah. Air tawar menyerap kedalam aliran darah dimana dia mengencerkan plasma/elektrolit kita.

Ini menyebabkan sel darah merah membengkak dan akhirnya pecah. Dan caira yang mengisi paru-paru akan menghentikan pasokan udara kedalam tubuh. Tidak ada udara artinya tentu saja tubuh tidak bisa mendapatkan oksigen yang dibutuhkan untuk berfungsi.

Ini akhirnya dapat menyebabkan gagal jantung. Tapi orang yang tenggelam kemungkinan besar akan kehilangan kesadaran sebelum jantungnya berhenti.

Sementara tenggelam di air asin memiliki bahaya yang berbeda. Ketika paru-paru kita terisi dengan air asin, dia bersifat ‘hipertonik’ terhadap darah. Plasma dalam darah kita akan terhisap ke paru-paru dan mengisinya, mencegah sirkulasi gas dan udara. Tanpa sirkulasi udara, oksigen tidak bisa masuk kedalam aliran darah. Dan akhirnya menyebabkan jantung berhenti dan kita kehilangan kesadaran hingga tewas.

Dengan kata lain, air asin menyebabkan kita tenggelam dalam cairan tubuh kita sendiri.

Anak-anak lebih rentan tenggelam di air tawar, sementara orang dewasa lebih rentan tenggelam di air laut.